Seperti yang telah diketahui , bahwa kalori sangat dibutuhkan sebagai materi bakar untuk mampu beraktivitas bagi manusia. Kebutuhan kalori ini tentu saja mampu didapat dari makanan dan minuman dalam menu makan sehari-hari , terutama dari makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak serta protein. Bila kebutuhan kalori tidak tercukupi , maka otomatis tubuh mengambil lebih banyak protein sebagai materi sumber energi tubuh. Dan sudah ketahui bahwa kebutuhan kalori wanita yang sedang hamil tentu berbeda dengan wanita yang tidak hamil. Hal tersebut dikarenakan wanita hamil memerlukan banyak energi untuk dirinya dan janinnya biar mampu berkembang dengan baik. Lalu bagaimana cara menghitung kebutuhan kalori ibu hamil secara tepat? Berikut kami akan coba menjelaskannya di sini.
Bila wanita cukup umur membutuhkan sekitar 2500 kalori/hari , maka wanita hamil memerlukan 2800-3000 kalori/hari. Penambahan kalori tersebut tentu saja untuk perkembangan janin dan plasenta. Untuk mampu menghitung kebutuhan kalori ibu hamil , tentu mengambil berat tubuh wanita hamil tersebut sebagai patokannya. Dengan kata lain , kenaikan berat tubuh wanita hamil yang ideal menjadi titik kunci wacana cukup atau tidaknya kebutuhan kalorinya dan hal ini juga mampu dijadikan indikator perkembangan janinnya tiap bulannya. Secara idealnya , wanita hamil harus mengalami peningkatan berat tubuh sebanyak 1kg tiap bulannya selama lima bulan pertamanya masa kehamilannya , lalu 4 bulan berikutnya harus mengalami peningkatan 2kg tiap bulannya hingga bayinya terlahir.
Bila ingin menghitungan kebutuhan kalori secara akurat , mampu menggunakan rumus yang berdasarkan penentuan Basal Metabolic Rate (BMR) yang merupakan kebutuhan energi minimal yang diharapkan tubuh untuk mampu beraktivitas. Berikut rumusnya :
BMR pria = 66 ,5 + (13 ,7 x BB) + (5 x TB) - (6 ,8 x U)
BMR wanita = 655 + (9 ,6 x BB) + (1 ,8 x TB) - (4 ,7 x U)
Catatan : BB: Berat tubuh dalam kilogram , TB: Tinggi tubuh dalam centimeter , U: Umur
Rumus di atas belum termasuk dengan kebutuhan energi berdasar tingkat acara tubuh sebab tingkat acara seseorang tentu saja berbeda-beda , ada yang tidak aktif (1 ,2kl) , ada yang cukup aktif (1 ,375kl) dan ada yang aktif (1 ,55kl) serta sangat aktif (1 ,725kl). Setelah itu gres kita mampu menghitung kebutuhan kalori secara sempurna berdasarkan BMR dan kebutuhan energi dengan acara tubuh. Sebagai pola : Ibu Ani berumur 30 tahun dan merupakan pekerja kantor. Ibu Ani sedang hamil 2 bulan dengan berat tubuh 50kg dan tinggi tubuh 165cm. Maka perhitungan kebutuhan kalori ibu Ani perharinya yaitu sebagai berikut:
BMR= 655 + (9 ,6 x BB) + (1 ,8 x TB) - (4 ,7 x U)
= 655 + (9 ,6 x 50) + (1 ,8 x 165) - (4 ,7 x 30)
= 655 + 480 + 297 - 141
= 1291 kl
Karena ibu Ani seorang pekerja kantoran , maka mampu dikatakan cukup aktif aktivitasnya (1 ,375) dan sedang hamil 2 bulan , maka :
BMR x kl aktivitasnya = 1291 x 1 ,375 = 1775 kilo kalori / hari + 300 kilo kalori (penambahan kalori sebab kehamilan) = 2075 kilo kalori/hari
Makara , kebutuhan kalori ibu Ani yaitu minimal 2075 kilo kalori per harinya.
Demikian cara menghitung kebutuhan kalori ibu hamil yang dapat kami terangkan di sini. Semoga bermanfaat bagi para bunda di rumah!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar