Rabu, 16 Agustus 2017

Keutamaan dan Pahala Wanita Hamil Dalam Islam

Keutamaan dan pahala wanita hamil dalam Islam sudah dituliskan dan dijanjikan oleh Tuhan SWT. Wanita secara harfiah dikodratkan untuk hamil dan melahirkan. Hamil dan melahirkan bukan perkara yang mudah. Dari masa kehamilan wanita sudah mencicipi ketidaknyamanan , perubahan dalam diri serta mungkin rasa sakit dan kemudian pada dikala melahirkan. Melahirkan yakni proses yang menimbulkan jiwa ibu sebagai taruhannya. Masih banyak Ibu yang meninggal dikala melahirkan. Bahkan ada penelitian yang mengatakan dalam proses melahirkan seorang wanita mampu mencicipi sakit yang lebih dari batas sakit seorang manusia.

Ilahi telah menunjukkan predikat yang baik kepada kaum hawa dengan agama Islam yang menunjukkan banyak keutamaan bagi ibu hamil , selain itu pahala yang diterima wanita mengandung pun sangat besar bahkan sama dengan mati syahid apabila mati dalam persalinan.


Sebagai agama yang menjunjung tinggi harkat dan derajat wanita. Inilah beberapa keutamaan dan pahala wanita hamil dalam Islam , diantaranya adalah

1. Pada masa kehamilannya , keutamaan wanita hamil yang meminta ampun kepada Tuhan akan juga diikuti malaikat yang turut beristigfar memintakan ampun wanita tersebut. Permintaan ampun atau taubat ini dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berasal dari hati yang tulus.

2. Dari masa awal kehamilan ibu mengandung akan menerima pahala yang besar. Apalagi kalau wanita sudah mulai mencicipi sakit dikala kehamilannya. Kehamilan tidak mudah dijalani oleh semua wanita. banyak wanita yang memiliki kondisi badan yang lemah sehingga mengharuskannya beristirahat total. Wanita yang penuh usaha dengan hati yang lapang dada niscaya menerima pahala dari Tuhan SWT.

3. Pahala ibu hamil yang meninggal dikala melahirkan dituliskan bahwa wanita tersebut meninggal secara syahid. Syahid yang berarti sebagai pejuang dan dijanjikan Tuhan akan masuk surgaNya.

4. Ketika wanita melahirkan anakknya , maka wanita itu menerima pahala serta ampunan atas segala dosa-dosa yang telah dilakukannya.

5. Janin dalam kandungan bahwasanya sudah mampu mengetahui dan mencicipi apa yang dilakukan dan kondisi di sekitarnya. Sebaik-baiknya wanita hamil yang memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Quran kepada anaknya. Meskipun dalam kandungan anak akan mencicipi dan terbiasa mendengar lantunan kitab suci Al-Quran. Pahala yang dijanjikan Tuhan akan diberikan kepada wanita tersebut. Apalagi kalau yang membacakan ayat-ayat tersebut yakni wanita itu sendiri atau suaminya.

6. Ketika wanita sudah melahirkan bayi , dan kemudian wanita itu tidak ragu menunjukkan ASI ekslusif kepada anaknya maka wanita tersebut menerima pahala yang setimpal. Setiap tetes ASI yang keluar dari dalam dirinya dihitung sebagai pahalanya. Dalam Islam bahkan disarankan untuk menunjukkan ASI sampai anak usia 2 tahun.

Keutamaan dan pahala wanita hamil dalam Islam ini sudah dijanjikan dan tertulis di dalam Al-Quran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar