Bila bayi Anda sedang mengalami hal yang sama , sebaiknya jangan panik duluan sebab problem menyerupai ini bisa diatasi sendiri dengan beberapa cara yang tidak akan membuat bayi lebih tidak nyaman lagi. Berikut cara mengeluarkan dahak bayi ketika batuk:
- Posisikan kepala bayi ke lebih tinggi dari badannya dengan menggunakan bantal ketika ia tidur biar dahak atau lendir lebih mudah dikeluarkan. Atau ubah posisi tidur bayi menjadi tengkurap , sampai lendir akan bisa turun ke arah mulut.
- Atur suhu ruang bayi menjadi hangat sebab udara yang hangat bisa membantu dalam mencairkan lendir dalam terusan pernapasannya sampai mudah dikeluarkan.
- Bila sang bayi tidak alergi , usapkan minyak telon atau balsem bayi pada episode dada , leher dan punggung tubuh si bayi serta usahakan menjemur bayi setiap pagi pukul 8-9 pagi biar bisa memperlancar lendir untuk keluar dari terusan pernafasannya.
- Anda bisa lakukan tepukan lembut berulang di punggung ketika bayi ditengkurapkan lalu balikin lagi ke posisi terlentangnya dengan arah kanan kiri secara perlahan dan hati-hati. Metode ini dilakukan ketika bayi belum makan dan minum apapun. Cara itu akan lebih memudahkan lendir untuk keluar , baik melalui hidung atau muntahan atau feses ketika bayi BAB.
- Bila hidung bayi tersumbat , Anda bisa menunjukkan tetesan air garam fisiologis ke hidung bayi. Atau kita bisa ikutkan bayi dalam terapi inhalasi/fisioterapi. Cara ini bisa membuat lendir dalam hidung akan mencair. Bila tidak berubah , segera konsultasi ke dokter.
-in-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar